Bab 10

1154 Words

Karena yang terbaik bukan datang dengan kesempurnaan. Namun datang dengan kekurangan dan kesederhanaan.   Lian menepuk-nepuk tempat yang menjadi alasannya tidur saat ini. Rasanya begitu empuk tidak seperti sebelumnya yang terasa keras dan dingin. Lalu ujung-ujung jarinya begitu hangat jika dibandingkan dengan pagi sebelumnya. Perlahan ia membuka matanya, kamar tersebut nampak minim cahaya namun Lian tahu ia masih berada di dalam kamar Sarah. Perabotan berwarna pink tertata rapi di sana. Lalu di mana dia tidur kali ini? Agak sedikit takut, Lian melirik bagian sampingnya. Ternyata ada Sarah yang tertidur membelakanginya. Memeluk guling berkepala anjing yang entah sejak kapan perempuan itu miliki. Sambil mengingat-ingat kejadian semalam, rasanya terakhir kali mereka sedang berbicara mas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD