Kuncoro dan Gilang meninggalkan kantor Andi dengan wajah mangkel. Hanya Lita yang sempat melihatnya saat dia berpapasan di depan lift sementara Gilang, lelaki muda itu dengan tidak tahu malu-nya justru memandangi tubuhnya yang tertutup rapat. Menjijikkan. Tidak seperti sikap dan tutur kata yang diperlihatkan di depan Andi, begitu mereka jauh dan tidak berada di lingkungan kantor Andi Subrata, Kuncoro melampiaskan kemarahannya dengan menendang tiang yang langsung dirasakan akibatnya. Bermacam-macam nama penghuni Ragunan keluar dari mulut Kuncoro hingga beberapa orang yang lewat dan mendengarnya memberikan pandangan tidak pantas. Sangat tidak masuk akal orang yang berpakaian rapi dan terlihat sebagai pengusaha sukses ternyata mampu menyebutkan nama binatang dengan begitu lantangnya. “Cuku

