Jarak dan Penolakn

1069 Words

Langit di Manhattan siang ini sedikit agak mendung. Gedung-gedung pencakar langit seolah menahan cahaya, sama seperti perasaan Eleanor yang penuh kegelapan. Rumah tangganya sudah hancur dan mungkin sudah tidak bisa ia selamatkan lagi. Nathan yang sudah tidak memperdulikannya, hanya ia yang berdiri sendiri. Setiap kali pulang ke mansion hanya akan mengambil baju atau hanya sekedar mengambil berkas penting. Ya, Nathan menganggap dirinya sudah tidak ada meski statusnya masih istri. Namun, setiap ada momen pertemuan Nathan masih mengajaknya dan harus bersandiwara di depan public jika pernikahan ini baik-baik saja. “Nathan... kamu sudah berubah tidak seperti dulu,” gumamnya dalam hati, sambil menatap dirinya di depan cermin. Tidak ada yang kurang dalam dirinya cantik, mandiri, pintar, dan me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD