Bunyi dering ponsel menyadarkan dirinya dari lamunan. Ditatapnya layar ponsel miliknya itu yang ternyata panggilan dari Anna. "Ada apa?" tanyanya dengan dingin saat menjawab panggilannya. "Apa kau sudah merasa lebih baik, Lex?" Anna balik bertanya dengan nada cemas. "Sudah," jawab Tristan singkat. "Apa aku boleh datang ke apartemenmu?" "Maaf, Anna. Aku perlu istirahat," tolak Tristan masih dengan sikapnya yang dingin. Karena memang seperti itulah karakternya. "Aku hanya ingin membawakan makanan untukmu. Kau pasti belum makan malam, 'kan?" "Anna, please ... tolong biarkan aku sendiri malam ini saja. Aku akan memasak jika memang perutku terasa lapar," tegas Tristan yang terdengar tak ingin dibantah. "Baiklah ... selamat malam, Alex," ucap Anna yang terdengar kecewa dari seberang te

