*** Setelah beberapa hari Indah di rawat di Rumah Sakit, akhirnya Indah pulang ke rumah Hadiutomo. Indah sedikit jengah dengan Mas Arfiq-nya, sebab sang suami memperlakukan dia layaknya pasien patah tulang. Sampai menaiki tangga saja harus dipapah suaminya. Indah mendesah pelan saat sang suami melarang masuk ke dapur. Bukan hanya sang suami, mami mertuanya juga sangat over protective ke Indah. Sementara papi mertuanya hanya geleng-geleng kepala saat Bu Mega melarang Indah pergi ke dapur untuk mengambil air. Beberapa hari ini Indah sempat mual-mual di pagi hari, membuat Arfiq kalang kabut dan khawatir karena sang istri sangat lemas setelah memuntahkan makanan yang sempat masuk ke perutnya. Kalau Indah sudah seperti itu, Arfiq menemani istrinya sebentar sebelum berangkat kerja. Dia menge

