Brukk… "Aduh Amira, sakit tau! Kenapa kamu tendang aku sih!?" Andre bangkit dari lantai sambil mengusap-usap bokongnya yang sakit. "Kamu ngapain tidur disebelah aku sih Mas?" "Loh kenapa memangnya? Aku ini kan suami kamu Amira, tiap hari juga kita tidur bersama!" ucap Andre seraya berjalan menghampir Amira. "Mas, stop! Jangan mendekat!" perintah Amira. Andre menghentikan langkahnya. "Kenapa memangnya?" Andre terus mendekati Amira. Huek..huek.. Amira berlari menuju kamar mandi dengan tubuh yang tak terbalut apapun. Mungkin karena kelelahan, semalam Amira langsung tertidur setelah melakukan penyatuan bersama Andre. Amira memuntahkan isi yang ada di dalam perutnya. Rasa mual di perutnya tiba-tiba sekali datang dan meminta untuk dikeluarkan. Andre bergegas menghampiri Amira hanya ingin

