Modus

1171 Words

Waktu pun terus berlalu. Tak terasa kandungan Amira sudah memasuki bulan ke 3. Hari-hari telah Amira lewati dengan bahagia bersama sang suami. Andre benar-benar menjaga Amira dengan penuh ketulusan dan kasih sayang. Untuk masalah Rachel, oma Ratna, dan juga sang ayah, Amira sudah tak terlalu memikirkannya lagi. Benar kata Andre, ada hal lain yang lebih penting yang harus Amira pikirkan, yaitu kesehatannya dan juga janin yang ada di dalam kandungannya. Menghirup udara pagi bersama orang tercinta ditemani dengan secangkir teh hangat, sudah sangat membuat Andre bahagia. Berbincang-bincang santai, membahas cerita Amira sehari-hari. Cerita yang sangat wajar, namun tetap mengasyikkan di dengar di indera pendengaran Andre. Drrrt... drrrt... drrrt… "Sebentar ya Amira, ada telepon dari papah." A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD