CHAPTER 62: Monica

610 Words

            “Nggak. Biar mampus sekalian,” tandas Sam dengan tatapan sedingin es. Ia membuang muka dan melahap makanannya dengan rakus.             Yoga tidak berani melanjutkan pembicaraan itu lebih jauh lagi. Ia melahap makanannya sambil berusaha mengganti topik yang jauh lebih aman untuk dibicarakan. Jelas sekali baginya sekarang, Sam masih terluka oleh peristiwa enam tahun yang lalu. Yoga bahkan tidak punya nyali untuk mengatakan bahwa ia adalah adik dari wanita yang sudah menghancurkan keluarga Sam enam tahun yang lalu. Bagi Yoga pernikahan kakaknya dengan Johan adalah sebuah berkah. Ia tidak peduli kakaknya merusak rumah tangga orang lain atau tidak. Baginya itu bukanlah urusannya. Yang terpenting, kehidupan mereka jauh lebih baik. Yoga seperti kembali ke masa ketika kedua orang t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD