Pemujaan

1158 Words

"Kamu di mana?" Tanya Kings untuk kesekian kalinya melalui sambungan telepon. "Masih di restoran menemani kak Ivo," bisik Mo melihat kak Ivo dan Nicho menatap heran kepadanya. Mo bisa paham jika Nicholas dan kak Ivo mencurigai tindakannya yang berbisik-bisik. "Kamu pulang saja ya. Aku jemput," ujar Kings merasa bosan sendirian di akhir pekan. "Sebentar lagi juga pulang," Mo tersenyum kikuk saat melihat kakak perempuannya masih melihat ke arahnya. "Ini sudah lima jam, Maureen," Kings berkata ketus. Hening dan diam. Mo tahu bahwa Kings sedang berada dalam mode merajuk. #Salah kamu sendiri yang tidak mau ikut saat kuajak tadi pagi# batin Mo "Dan hampir setiap satu jam kamu menghubungi aku. Aku jadi pusat perhatian kakakku dan Nicho. Sudah dulu ya." Mo menekan tombol merah di layar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD