Bab 12 Mak Comblang

1261 Words

Ketika seseorang berbuat salah, maka muncul sikap penyesalan diri. Seperti yang Mo alami saat ini. Dia berbaring gelisah di atas ranjang (kali ini bukan ranjang orang lain). Dia bergerak bolak balik mencari posisi nyaman agar bisa segera terlelap. Namun apa daya ketika mata tak mau menutup juga, pikiran Mo ikut melayang teringat ucapan terakhir Kings. "Yang perlu kamu lakukan hanya menuruti ucapanku." Kalimat itu yang berulang terngiang di otak seorang Maureen. Dalam posisi terlentang, mata Mo tertuju pada langit-langit plafon kamar tidurnya. Dinding cat yang berwarna hitam membuat kamar tidur Mo terlihat seolah-olah memiliki efek magis. "Setidaknya aku harus memenuhi keinginan pak tua dengan mencarikan dia kekasih sementara. Jiwa bersalahku tidak akan pernah tenang jika belum bert

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD