Belanja bersama calon mertua

1127 Words

"Jangan yang itu Mo. Kita pilih bunga segar saja," celutuk Desy menahan tangan Mo yang sudah terulur untuk meraih bunga Lily yang terbuat dari plastik. Mo menahan laju tangannya yang sudah hampir menyentuh bunga plastik yang telihat cantik. "Kita pakai bunga plastik saja Tante. Bunga segar itu mahal," ujar Mo mengecilkan volume suaranya. Desy menggelengkan kepala. "Tunggu, mama tanya Kings terlebih dulu. Anak itu paling malas kalau diajak belanja," gerutu Desy mencari ponselnya dengan merogoh isi dalam tas. Mo masih berdiri di samping Desy sembari matanya melihat ke sekeliling tempat pameran flora dan fauna yang mereka hadiri saat ini. Sabtu pagi yang cerah namun suasana hati Mo belum kembali cerah. Entah mengapa Mo semakin cemas setiap hari mengingat jadwal pernikahannya sudah semak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD