DUA PULUH SATU

875 Words

"Wow, Ian! You're hot!" Seru Fara sambil mengangkat kedua jempolnya dengan seringai jahil. Ian yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan celana jeans panjang langsung menampakkan rona merah di wajahnya. "Kamu m***m!" Jawabnya sambil buru-buru memakai kaos. Pria itu baru saja menumpang mandi, dan otot-otot perutnya yang bertonjolan membuat hormon Fara bergetar dengan kurang ajar. Ia menatap kagum pada Ian untuk beberapa saat yang membuat Ian mengumpat. "God damn it, Fara!" Fara tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi Ian. Ia mengucap syukur. Aplikasinya ke salah satu universitas di Australia diterima dan seminggu yang lalu ia mendapatkan email berisi Letter of Acceptance yang ditunggu-tunggu. Tidak tanggung-tanggung, ia mengambil dua jurusan yang berbeda, dimana

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD