21. Tentang Waktu

1287 Words

Amanda kini mulai merasa terhibur dengan kedatangan Amanda, setiap pagi Luna akan datang ke rumahnya untuk datang melihat proses pembuatan kue. Luna memang tampak begitu serius sebab gadis itu ingin sekali bisa membuat Hasan terkagum. Amanda merasa salut dengan kegigihan Luna, sebab gadis itu tidak mudah menyerah walaupun sudah berkali-kali mencoba tapi gagal terus. Dalam membuat kue memang terlihat mudah, akan tetapi jika tidak pas dalam ukuran dan juga dalam pembuatan adonan maka hasilnya bisa berbeda. "Kak Amanda, sudah berapa lama tinggal di sini?" tanya Luna penasaran. "Mungkin hampir setahun," jawab Amanda. "Wah, sudah lama juga ya. Soalnya aku melihat jika Kak Amanda dan Hasan begitu dekat." "Iya, aku sudah menganggap dia sebagai adikku. Begitu juga sebaliknya." "Tapi kadang a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD