48. Pelarian Aran

1481 Words

Nick begitu senang, karena malam ini adalah malam terakhir. Besok pagi jika Aran tidak bisa mengembalikan uangnya maka gadis itu harus setuju untuk menikah. "Jika aku menikahinya, maka aku tidak perlu menikahi rose dan aku juga dibatalkan menjadi pemimpin," batin Nick. Nick sedari tadi senyum-senyum sendirian sambil memegangi gelas yang berisi minuman bir. Tak lama kemudian datang dua orang, yaitu Aran beserta pemuda tampan yang tak lain adalah Jack. Hanya saja Nick tidak tahu jika seseorang yang membuatnya pingsan di malam pelelangan adalah pemuda tersebut. "Istriku, apa kamu tidak sabar bertemu suamimu ini?" goda Nick percaya diri. "Yah, aku sungguh tidak sabar bertemu denganmu untuk mengakhiri semuanya," jawab Aran tersenyum puas. "Maksudnya apa?" tanya Nick kaget. Jack maju ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD