BAB 42

2499 Words

SURAT IZIN UNTUK SEMESTA   “Yang hendak pergi, sebelumnya sudah melepaskan diri dari jeratan hubungan. Dia sudah tahu, bahwa pemisah antara kamu dan dirinya adalah kematian. Segala sesuatu yang menyakitkan, ia sembunyikan. Enggan diutarakan.” —Rega Algatama—   ***   Kemarin sore, lebih tepatnya sepulang sekolah, Renata menyempatkan diri berkunjung ke rumah Tania. Namun ketika dirinya sampai di tempat tersebut, ada hal yang membuat Renata senang. Rumah yang dahulu ia datangi sudah mulai dibersihkan, rumah yang telah lama tak diurus itu kembali dirapikan oleh pemiliknya setelah sekian lama. Ketika sebelah kaki Renata berhasil menginjak teras rumah, matanya berkaca-kaca melihat ibu Tania—Tante Isabel—menyapu lantai rumah dengan senyuman yang mengembang di bibirnya. “Assalamualaikum,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD