HANYA MEMAKSAKAN DIRI “Terkadang, yang beranjak pergi bukan karena keinginan sendiri. Ada kalanya keadaan yang memaksanya untuk tidak di sini.” —Dante Abraham— *** Di koridor sekolah, Anin dan Rega berjalan beriringan menuju kelas. Meski perjalanan menuju sekolah dilalui tanpa suara, Anin dan Rega tetap menikmatinya dengan pikiran masing-masing. Saling memikirkan satu sama lain walau rasa canggung membatasi kebersamaannya. Sama-sama terluka berkat kejadian semalam, tak menjadi alasan bagi Anin dan Rega untuk tidak masuk sekolah hari ini. Terutama bagi Rega yang pagi-pagi sekali sudah datang ke rumah Anin dan sibuk menanyakan bagaimana kondisi gadis itu kepada Farel. Setelah tahu Anin baik-baik saja, Rega pun mengajak Anin ke sekolah bersama, seperti biasa, ketika Anin masih m

