MEMULAI PENYELIDIKAN Tentang gelap yang tak terusik terang, bayang yang tak pernah hilang. —Anindita Maheswari— *** Sudah berlalu tiga jam sejak Anin pingsan. Kini, Varon menyekapnya di sebuah rumah tua yang tidak berpenghuni. Sepertinya rumah itu telah lama ditinggalkan, sekitar 5 tahun lebih. Namun di ruangan yang saat ini Anin tempati tidak memperlihatkan hal yang sama, sepertinya Varon bersama teman-temannya sudah merapikan tempat ini sebelumnya. Atau mungkin saja ruangan ini dijadikan markas sementara oleh Varon dan teman-temannya. Anin terkulai lemah di kursi kayu di tengah-tengah ruangan dalam keadaan terikat dan mulut dilakban. Penjagaan begitu ketat, takut kalau ada penyusup yang masuk dan mengacaukan rencana Varon. "Bangun lo cewek sialan!" "Nyusahin gue aja!" Ke

