BAB 31

2695 Words

TITIK AWAL BAHAGIA   “Bahagia tak perlu dicari, tetapi diciptakan. Titik koordinat bahagia berpusat pada diri sendiri, bukan pada orang lain yang membuatmu lupa untuk tersenyum.” —Dante Abraham—   ***   Langkah kaki seorang pemuda dibuka semakin lebar, tatkala matanya mendapati salah satu dokter keluar dari ruangan yang menjadi tujuan utamanya saat ini. Dante, sosok pemuda yang kini berjalan setengah berlari itu tak membiarkan dokter tersebut berlalu pergi. Ransel yang memeluk punggungnya nampak terombang-ambing, berguncang begitu si pemilik ransel menambah kecepatan larinya untuk menghampiri sang dokter. "Om Satya!" panggil Dante dengan nada yang setengah membentak, membuat dokter berwajah manis itu berhenti lalu membalikan tubuhnya. Manik hitam matanya memerhatikan Dante dengan t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD