20-Menang Tapi Kalah

1860 Words

“Andreas turunin!!!” Lelaki berjaket marun itu tidak mengindahkan permintaan itu. Dia terus menggendong Meggly hingga sampai mobil. Setelah itu Andreas menjalankan mobil meninggalkan indekos tanpa sepatah kata. Di sampingnya, Meggly memberenggut kesal. Dia tadi sedang membenarkan rambutnya yang acak-acakan karena baru bangun tidur. Namun, Andreas tiba-tiba datang menggendongnya dengan paksa. Meggly membuang napas panjang, bahkan dia belum menyempatkan mencuci muka. “Kita mau ke mana?” tanyanya ingin tahu. “Nanti gue kasih tahu.” Andreas melajukan mobil membelah jalanan. Dia melirik Meggly yang masih mengenakan baju tidur itu. “Kalau masih ngantuk tidur aja.” Meggly menyandarkan kepala. Dia memejamkan mata, menebak Andreas akan mengajaknya ke mana. Setelah kejadian itu—saat tiba-tiba A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD