Suara ketukan pintu dari luar ruang kerjanya membuat Denis terusik dari aktivitasnya membaca kontrak kerja yang baru ia terima. “Masuk,” ucap Denis mempersilahkan. Pintu ruang kerja Denis pun terbuka memperlihatkan Demon yang berjalan masuk. “Dari mana aja lo, baru kelihatan?” Tanya Denis. Ia langsung menutup dokumen-dokumennya dan fokus menatap Demon yang sudah duduk di hadapannya. “Gue lagi ada urusan mendadak.” Denis mengangguk paham tak bertanya lebih jauh atau terkesan ingin tahu. “Eh Alvora mana ya? Gue dari kemarin nyariin dia, dia gak ada di kantor. Sekretarisnya juga gak ada.” “Oh itu, Alvaro lagi ke Dubai untuk pengecekan rutin.” Demon menautkan alisnya heran. Tumben sekali Alvaro pergi tanpa memberi tahunya. Atau mungkin Alvaro sudah mencoba menghubunginya saat Demon berada

