Kamar hotel tipe double room itu masih tertata dengan baik saat mereka masuk ke dalam kamar tersebut. Dua tempat tidur single dengan ranjang yang standar yang terpisah oleh meja kecil di tengah yang di atasnya terdapat telpon portable, dilengkapi dengan satu meja rias kecil, dua meja kecil yang berada di samping tempat tidur dengan lampu meja yang berada di atasnya dan meja tulis dengan kursi tunggal terlihat melengkapi satu sama lain. Davina dan Diego segera meletakan laki-laki itu ke atas ranjang. Setelah berusaha sekuat tenaga dan merayu Abisatya agar mau masuk ke kamar yang dekat kolam renang, akhirnya mereka bisa membawa laki-laki itu ke sana. “Aku nggak mau di sini! Aku nggak mau di sini!” jerit Abisatya sambil terus berusaha memberontak agar bisa keluar dari kamar itu, “aku mau kel

