BAB 24 - tanpa penalty

2299 Words

Menikmati makanan di restaurant hotel bareng Sandra—asisten pribadinya—saat ini rasanya kurang seru, padahal biasanya Davina begitu menikmati semua menu makanan yang dipilihnya untuk menu makan siang. Paras cantik perempuan itu masih terlihat cemberut dan tidak bersemangat, terlihat dari sisa makanan yang tidak dihabiskan dan cuma diaduk-aduk secara asal. Biasanya kalau Davina sudah merajuk seperti ini, Abisatya akan berusaha membujuk dan merayunya dengan segala macam sikapnya yang konyol yang selalu membuat perempuan muda itu tertawa. Davina rindu saat-saat seperti itu. “Hei, Vin! Kenapa makanannya nggak dihabisin? Nggak enak?” tanya Sandra heran. Perempuan itu menggeleng sambil terus mengaduk-aduk makanan yang berada di atas piring dengan malas lalu melirik ke benda pipih berbentuk p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD