Bab 30. Move On

1198 Words

"Pak, ini martabaknya," ucap lelaki muda penjual martabak yang ada di depan mall sembari mengulurkan dua kotak martabak di dalam kresek putih kepada Reyhan. "Oh, ya. Terima kasih. Ini uangnya, kembaliannya ambil saja, Mas!" ucap Reyhan sembari menyerahkan satu lembar uang seratusan ribu. "Wah, terima kasih, Pak," balas lelaki penjual martabak itu senang. Reyhan pun kembali ke mobil kembali tersenyum. Lelaki itu meletakkan kresek berisi martabak di dashboard mobil, lalu mulai menjalankan kendaraan roda empat itu menuju rumahnya. "Semoga Alya gak muntah lagi dan suka dengan martabaknya," gumamnya lirih. Berapa menit kemudian, Reyhan sudah berbaur di tengah kemacetan kota Surabaya. Ketika sedang menaklukkan kemacetan jalanan, ponsel Reyhan berdering ternyata panggilan dari Dewi. "Halo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD