Dua Puluh Enam

1942 Words

*Davino POV* Aku menyugar rambu ke belakang. Rasanya kepalaku hampir pecah mendengarnya. Aku tidak boleh terjebak oleh ucapan Gienka. Aku yakin sekali dia bukan anakku. Seorang anak seharusnya memiliki ikatan dengan ayahnya kan? Aku memang tidak yakin semua Ayah akan seperti itu, tapi aku yakin bahwa aku akan jadi Ayah yang memiliki ikatan batin dengan anakku karena tumbuh dilingkungan yang perasa dan pasti akan merasa sangat terikat dengan anakku. Mengingat bagaimana aku terikat secara perasaan pada orang-orang sekitarku seperti, Lian, Mama Embun, Papa Gavin dan Sam. "Katakan Gien, Kenapa kau menuduhku?! Kau mau mencoba membodohiku?!" "AKU TIDAK MENUDUHMU!" Gienka berteriak dengan cukup keras membuat Dalton menangis cukup kencang.  "AAARGGGHHH!!!" Gienka berteriak cukup keras sambil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD