Chapter 15-Too Much Love Will Kill You

3474 Words

Sepanjang perjalanan menuju kafe Prisoner, Cecillia tak henti-hentinya mencoba untuk menghubungi ponsel sang adik. Namun, ketika yang didengarnya secara terus-menerus hanyalah suara operator, gadis itu menggeram kesal dan menggigit bibir bawahnya. Setengah jam yang lalu, Harlan meneleponnya dan tertawa sumbang seraya berkata bahwa hidupnya sudah berakhir. Bahwa mulai saat ini, hatinya tidak bisa merasakan apapun lagi. Bahwa gadis yang sangat dicintainya akan pergi meninggalkannya besok pagi. Pergi ke benua yang berbeda dengannya. Pergi mencampakkannya sendirian di Indonesia.             For God’s sake, Ine hanya pergi ke Amerika! Ke benua yang berbeda dan bisa didatangi dengan menggunakan pesawat terbang, bukannya pergi ke neraka!             “Tetap aja, bagi Harlan, Ine nggak akan bisa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD