Ting nong ting nong suara bel menggema di seuruh penjuru rumah Aure dan Aure yang tau itu langsung menuju kepintu utama untuk membukakan pintu. Dia membuka pintu dan pertama kali yang dia lihat adalah bucket mawar merah dan putih mawar merah berada dipinggir dan mawar putihnya berada ditengah membentuk love. “excel”ucap Aure tanpa sadar saat melihat bucket bunga itu. Setelah mendengar suara Aure excel lalu menurunkan bucket bunga yang menutupi wajahnya lalu memberikannya pada Aure “selamat pagi sayang”ucap excel lalu memberikan bunga itu pada Aure. Aure hanya diam melihat excel, lalu excel pun bertanya pada Aure “kamu gak suka bunga ya?”ucap excel. “bukan gitu, kamu pikir aku bisa bawa bucket bunga sebesar ini ?”Tanya Aure kesal dan excel hanya terkekeh mendengar sahutan dari Aure. “hehehhe ya udah aku bawain yuk kedalam dulu”ucap excel dan hanya diangguki oleh Aure. Saat berada di dalam rumah dilihatnya mama dan kakak Aure berada di ruang keluarga dan excel pun langsung menyapa mereka “hallo kakAndrew hallo tante” ucap excel menyapa mereka. Mereka hanya tersenyum dan mempersilahkan excel duduk.
Mereka berbincang bincang tentang segala hal, tentang masa kecil Aure yang sangat manja dan kehidupan keluarga mereka yang sangat indah. Excel tersenyum kala melihat senyuman tulus terpancar dari wajah Aure, dia melihat Aure sangat sayang kepada keluarganya dan memang Aure adalah anak perempuan kesayangan dari keluarga Aure.
Saat jarum jam menunjukkan pukul 13.00 mama Aure dan kakAndrew berpamitan karena akan menjemput Papa Aure dibandara dan sekarang hanya tinggal mereka berdua disini. Aure tidur dengan kepalanya dipangkuan excel dan excel pun mengelus elus puncak kepala Aure dengan sayang. Aure sangat suka diperlakukan seperti ini.
“kamu udah makan apa belum ?”Tanya Aure pada excel
“ehm udah kok”ucap excel pelan
“masa?, belum sarapankan kamu?”ucap Aure menyelidik
“heheh iya sayang belum sarapan”ucap excel jujur
“kan bener kan, yuk kedapur dulu kita masak buat makan siang”ajak Aure kepada excel
Mereka berdua menuju dapur untuk masak bersama Aure yang baru belajar memasak bersama mamanya pun belum bisa menguasai berbagai jenis makanan. Akhirnya dia memutuskan untuk membuat nasi goReng. Aure mulai mengupas bawang merah dan bawang putih lalu dia mengambil cabai merah dan mu;lai mencucinya. Dia menyiapkan cobek yang akan dia pakai untuk menghaluskan bumbu bumbu tersebut, setelah selesai menghaluskan bahan bahan Aure lalu menghidupkan kompor yang sudah terdapat wajan untuk menggoReng nasi, di atas wajan terdapat margarin lalu setelah margarin mencair dia mulai memasukkan bahan bahan dan mulai menumisnya sebentar lalu dia memasukkan nasinya ke wajan dan menambahkan saus dan kecap sedikit untuk membuat rasanya lebih enak. Dia lalu mengaduk aduk dengan mengunakan spatula. Setelah beberapa menit akhirnya selesai Aure lalu memindahkan nasi goReng tersebut ke piring datar dan menatanya dia menambahkan irisan tomat tipis untuk mempercantik tampilan nasi goRengnya tak lupa dia menambahkan telur ceplok yang sudah digoRengnya di atas nasi goReng. Lalu dia menaruh hasil masakannya di atas meja makan.
“wahhh baunya wangi ya”ucap excel di kursi samping Aure. Aure yang mendengar itupun hanya menanggapinya dengan senyuman.
“maaf ya kalau nanti rasanya aneh soalnya aku lagi belajar masak sama mama”ucap Aure sambil mengambil menuangkan air putih digelas untuk excel.
“hemmmm”gumam excel setelah mencoba masakan Aure
“kenapa? Gak enak ya?”Tanya Aure
“gak kok sayang ini enak banget tau, serasa udah berumah tangga deh dimasakkin sama istri hehehe”ucap excel terkekeh
“ih apaan sih”ucap Aure sambil menutup pipinya yang memerah karena godaan dari excel.
Merekaa makan dengan lahap dan disertai candaan candaan dari excel mereka sangat bahagia dengan hidupnya yang sekarang. Bahagia itu sederhana bukan ? saat kita bersama orang yang kita sayang itulah sumber kebahagiaan kita.
Setelah selesai makan siang akhirnya mereka kembali keruang keluarga mereka sangat suka diruang keluarga karena ruang keluarga dirumah Aure didesign sangat nyaman dan sangat indah.
“ehh xel? Belanja yuk?”ucap Aure sambil melihat kearah excel
“belanja dimana? Bukannya temen temen mau datang jam tiga ya? Ini udah mau jam dua sayang”ucap excel sambil melihat kearah DW yang melingkar indah dipergelangan tangannya.
“iya aku tahu kok, aku tuh mau belanja makanan ringan buat mereka sayang”ucap Aure pada excel
“oh gitu ya yuk kita berangkat sekarang aja, mau belanja dimana?”Tanya excel saat mereka sudah berada didalam mobil
“ehmm ke hypermart aja deh ya soalnya takut nggak keburu nanti”ucap Aure sambil memandang kearah excel
“oke sayang”ucap excel pada Aure dan langsung membuat rona merah di wajahnya terlihat, padahal sudah sering excel memanggilnya dengan kata sayang tapi selalu yang dirasakannya berbeda dia selalu berdebar saat mendengar suara excel, dia sangat mencintai excel sampai akhir hidupnya pun dia akan tetap setia dan selalu menjaga hatinya untuk orang yang dia sayang Excel Prawira Dirgantara.
Excel mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang dia sangat menikmati momen bersama kekasihnya. Excel menghidupkan music di mobilnya terdengarlah suara musisi tanah air sedang bernyanyi
Dengarkanlah wanita impianku malam ini akan kusampaikan hasrat suci satu untuk selamanya dengarkanlah kesungguhan ini aku ingin mempersuntingmu tuk yang pertama dan terakhir jangan kau tolak dan buatku hancur kutakakan mengulang tuk meminta satu keyakinan hatiku ini akulah yang terbaik untukmu.
Excel dan Aure sama sama menikmati lagu ini dieratkannya pegangan tangan excel dengan pegangan tangannya dia sangat menyayangi kekasihnya dia selalu berdoa agar dia bisa bersama dengan kekasihnya semoga dia bisa berumur panjang dan lebih lama bersama kekasihnya. “I love you sayang” ucap Aure di akhir lagu ini sambil menampilkan senyumnya .
“love you too sayangku” ucap excel lalu membawa tangan Aure untuk didekatkan pada bibirnya lalu dia mengecup punggung tangan Aure “makasih udah mau bertahan sama aku ya, udah mewarnai hidup aku udah membuat ku jadi lebih baik aku sayang kamu jangan pernah tinggalin aku ya sayang”ucap excel
“aku janji aku gak akan pernah ninggalin kamu”ucap Aure lalu dihatinya berkata kecuali tuhan sudah memanggilku maka aku akan meninggalkanmu tapi percayalah hatiku selalu untukmu sambung Aure dalam hati
“makasih sayang, yuk udah sampai nih” ucap excel menghentikan lamunan dari Aure
Mereka turun dari mobil lalu menuju tempat belanja yang mereka tuju, mencari makanan ringan dan berbagai macam kue. Excel mendorong troly belanjaan dan berjalan mengikuti Aure. Aure berjalan didepan excel sambil meletakkan barang barang yang akan dia belinya di troly. Setelah dirasa cukup akhirnya Aure mengajak excel menuju kasir.
“udah ini aja?”
“iya ini ajalah, udah banyak juga”
“ya udah yuk kekasir”
Mereka berjalan bersisihan menuju kasir untuk membayar belanjaan mereka. Karena musim liburan banyak orang yang berbelanja dan membuat antrian yang cukup panjang. Excel masih menampilkan senyuman manisnya untuk Aure, mereka berbincang bincang untuk membunuh bosan karena sudah menunggu antrian panjang ini. “kamu capek ya?”Tanya excel kepada Aure. “nggak kok yuk giliran kita yang antri”ucap Aure langsung menggandeng excel menuju depan kasir.
“dua ratus empat puluh tiga ribu lima ratus mbk”ucap petugas kasir lalu Aure mengeluarkan dompetnya untuk membayar itu.
“pakai ini saja mbak”ucap excel mengeluarkan atm nya dan langsung deterima petugas kasir untuk melakukan pembayaran. Setelah itu mereka berjalan menuju pintu keluar dengan excel yang membawa dua kantung belanjaan Aure.
Setelah sampai dimobil excel lalu membukakan pintu untuk Aure dan Aure langsung masuk ke dalam mobil.
“nanti aku ganti ya”ucap Aure melihat excel yang sedang memasang seatbeltnya
“nggak usah sayang”ucap excel pada Aure dan langsung mengemudikan mobilnya menuju rumah Aure.
“aku nggak enak sama kamu, masa aku yang belanja kamu yang bayar sih”ucap Aure pada excel
“duh nggak Papa sayang, apapun yang aku punya itu punya kamu juga tau”ucap excel pada Aure sambil tersenyum padanya
“makasih ya sayang”ucap Aure pada excel
Setelah menempuh waktu yang lumayan lama akhirnya mereka sampai di rumah Aure dilihatnya mobil dari Nandi di samping rumahnya dan dia langsung keluar dari mobil dan menuju kedalam rumah dia merasa nggak enak membuat teman temannya menunggunya. Dilihatnya Nixia Nandi dan juga andra sedang duduk di ruang tamu.
“maaf ya teman teman, aku baru datang soalnya tadi rame banget”ucap Aure pada temannya
“iya nggak Papa kok, si excel mana?”Tanya andra
“excel lagi markirin mobilnya, yuk langsung ketaman belakang aja ya. Tolong bawain ini sebentar dong soalnya aku mau nyuruh bik ijah buatin minuman”ucap Aure
“okee sip dahh”ucap Nandi bersemangat
Setelah menyuruh bik ijah membuatkan es jeruk nipis dengan madu dan membawakan beberapa cemilan Aure langsung menuju ke taman belakang, saat sampai ruang tamu Aure bertemu dengan excel.
“yang lain pada kemana ?”Tanya excel
“udah pada ngumpul dibelakang yuk langsung kesana aja”ucap Aure langsung pada excel.
Setelah sampai ditaman belakang mereka langsung menemui ketiga temannya yang sedang asik memakan kue lapis legit yang sudah dibeli Aure. Mereka terlihat menikmati apa yang dia makan sampai mereka tidak tau kalau Aure dan excel sudah sampai disini.
“ehm ehm”dehem Aure untuk menyadarkan ketiganya
“oh uda ada tuan rumah ternyata hahaha saking enaknya sampai kita nggak tau kalau udah ada kamu Re” ucap Nixia
“haha yuk bahas sekarang aja lah”ucap Aure langsung duduk di gazebo itu. Mereka membahas kapan Rencana mereka akan berlibur dan destinasi apa saja yang akan mereka kunjungi. mereka merancang semua itu dengan semangat agar apa yang mereka lakukan nanti akan sesuai dengan yang diRencanakan. Tak terasa langit sudah mulai menampakkan semburat jingganya menandakan bahwa siang akan berganti menjadi malam dan diskusi mereka juga belum kunjung selesai akhirnya Aure mengajak mereka berdiskusi di dalam rumah tepatnya di ruang keluarga. Mereka membahas dengan serius sampai Aure tak menyadari jika orang yang ditunggu tunggunya sudah datang.
“ehm ehm”deheman Papa Aure, Aure yang menyadari ada seseorang yang sudah lama dia kenal lalu dia membalikkan badannya dilihatnya Papanya sudah pulang lalu dia buru buru lari untuk memeluk Papanya.
“Papa katanya pulangnya besok? Pasti ngerjain Aure ya? Aure kangen banget tau pa”
“Papa bikin kejutan sayang, Papa juga kangen sama kamu sayang gimana keadaanmu ? kamu baik baik saja kan selama Papa nggak dirumah?”
“Aure baik baik aja pah”
“hemm kamu nggak malu sama teman teman kamu? Tuh mereka jadi tahu kalau kamu tuh manjanya nggak ketulungan”ucap Papanya sambil mengusap usap puncak kepala Aure
“nggak Papa lah manjanya sama Papa sendiri mah bebas, btw mama sama kakAndrew mana pa?”Tanya Aure
“mama lagi ambil koper Papa tuh didepan sama kakakmu tadi Papa sama mama habis dari pizza hut loh” ucap Papanya
“Aure nggak diajak”ucapnya cemberut
“tadi Papa udah bawain kamu sama temanmu kok coba ambil tuh pizzanya didepan”ucap Papanya
“oke pah makasih”ucah Aure
“hai om”ucap teman teman Aure
“hai, om tinggal ke dalam dulu ya “ucap Papanya langsung menuju kamarnya dan hanya di angguki oleh teman temannya
Aure datang dengan membawa dua buah pizza dan langsung disambut oleh teman temannya.
“makan dulu yuk”ucap Aure
“yuhuyyyy bokap lo tau banget deh kalau kita lagi lapar”ucap andra dengan semangat 45 langsung membuka kardus pizza nya.
“lo dah ndra benar benar ya padahal aja tadi kamu udah ngabisin kue sama camilan camilan masih aja laper”ucap Nandi sewot
“hahahha ya nggak Papa lah beib mumpung ada makanan gratis tis tis tis”ucap andra sambil membawa dua potong pizza ditangannya
“lo jadi orang serakah amat sih nggak bisa makan satu satu apa?”ucap Nandi
“udah lah Nandi biarin andra deh ya, nggak usah marah marah”ucap Aure menenang kan Nandi.
Mereka makan dengan riang tertawa tertawa dengan begitu semangatnya mereka sangat menikmati masa muda bersama teman sebayanya. Aure melihat excel yang belum memakan apa apa dia terlihat hanya senyum senyum sendiri.
“xel kamu kenapa? Kok nggak ikut makan sih”ucap Aure
“nggak kenapa kenapa kok”ucap excel senyum
“nih makan dulu, ucap Aure sambil menyuapkan pizza dengan toping tuna untuk excel” Aure menyuapi excel dengan telaten
“makasih sayang”ucap excel senyum karena perlakuan Aure kepadanya
“ehm ehm serasa dunia milik sendiri ni ye yang lainnya numpang”ucap Nixia sambil cekikikan
“hehehe maaf teman”ucap Aure tak kuasa menahan senyumnya
“ya udah lanjut aja yuk tadi kan jadinya di bali kan? Trus kita destinasinya ngambil yang berbau alam kita disana seminggu ? trus apa lagi ya?” Tanya excel
“terus nabrak hahhahaha”andra menimpali dan langsung disambut jitakan oleh Nandi
“wadaw sakit tau lo itu jadi cewek nggak ada manis manisnya kelakuaannya naudubileeh kayak cowok aja mana jitakannya kenceng amat lagi”ucap andra sambil mengusap usap tempat jitakan Nandi tadi.
“makanya kalau ngomong tuh dipikir dari tadi susah banget diajak ngomong serius”ucap Nandi
“ngomong serius? Ya ampun lo mau nembak gue nan? Gue terhura ”ucap andra
Spontan
“huh gue benci sama lo”ucap Nandi pada akhirnya
“udah udah kalian kok berantem terus sih”ucap Nixia
“abisnya gue sebel sama tu orang”ucap Nandi
“gak boleh gitu Nandi,, benci sama cinta tu hanya dibatasi oleh setipis benang loh jadi hati hati aja deh bisa aja kamu jatuh hati sama andra”ucap Aure
“cielahhh mbak bro ngomongnya udah kayak anak cinta aja sih”Nandi menyahuti
“ya dong, kan udah ada excel yang mengajarkan apa arti cinta sama aku”ucap Aure pada Nandi dan dia sambil melihat kearah excel yang sedang tersenyum
“cielahh udah punya pacar ya makanya gitu hahahahha, bener juga sih sin ixia udah punya pacar Aure juga punya nah tinggal kita berdua yang nggak punya pasangan apa kita berdua pacaran aja kali ya” ucap andra sambil menaikan alis kirinya sambil menatap Nandi
“ogahhhhhh gue jadian sama lo”ucap Nandi
“udah udah, ehm nix gimana pacar kamu bisa ikut nggak besok”Tanya excel
“katanya sih bisa, kita jadi berangkatnya besok malam kan?”Tanya Nixia
“iya nix kita berangkat pengennya sih besok pagi tapi gimana lagi aku masih kangen sama Papaku”ucap Aure manja
“duh manja banget sih kamu Re” ucap Nixia
“nggak Papa lah ya”ucap Aure
“ya udah deh sampai disini aja kita diskusinya besok jangan lupa bawa semua persiapan yang perlu dibawa ya? Kita besok berangkatnya pukul 19.00 ya kita kumpul di sini apa langsung ke bandara aja?”Tanya excel
“kalau langsung dibandara aja gimana? Soalnya kalau kumpul disini dulu kelamaan soalnya nanti kesannya bolak balik kan rumahku deket sama bandara”ucap andra
“ya besok setengah tujuh harus udah sampai bandara ya ? soalnya kan flight nya jam tujuh”ucap excel
“siap bos kami pulang dulu ya”ucap Nandi dan Nixia
“oke hati hati ya”ucap Aure
“woi tunggu gue “ucap andra yang ditinggal Nandi sama Nixia, andra tadi nebeng sama Nandi makanya dia nggak bawa mobil
Setelah mereka pada pulang akhirnya tinggallah excel yang disini excel berniat berpamitan mau pulang.
“aku mau pulang dulu ya? Mama sama Papamu mana aku mau pamitan dulu”ucap excel
“kayaknya di meja makan deh yuk kita kesana aja”ucap Aure sambil memegang tangan excel
Mereka lalu menuju keruang makan dilihatnya mama Papa dan kakAndrew sedang makan bersama. “pah excel mau pulang”ucap Aure pada Papanya.
“nggak mau makan malam disini dulu xel? Sini duduk dulu kita makan malam bareng”ucap mama Aure
“iya bener tuh yuk duduk dulu nak”ucap Papa Aure
Excel lalu duduk disamping Aure, Aure dengan cekatan langsung mengambilkan nasi untuk excel dengan sayur soup beserta sambelnya dan tak lupa ayam goReng makanan rumahan sederhana tapi dengan rasa yang luar biasa enak.
Setelah selesai makan akhirnya excel berpamitan pulang dan setelah salaman dengan orang tua Aure, excel langsung pulang diantar Aure sampai pintu depan rumah.
“kamu hati hati ya bawa mobilnya”ucap Aure pada excel
“iya sayang, aku pasti hati hati kok. Kamu nanti tidurnya jangan malam malam ya sayang istirahat yang cukup persiapkan kondisi kamu untuk liburan kita besok”ucap excel
“iya makasih ya “
“kamu besok berangkatnya bareng aku aja ya? Nanti aku jemput kesini jam enam soRe ya ?”
“siap captain”ucap Aure dengan senyum lima jarinya
“ya udah aku pulang dulu ya , assala mualaikum”
“waalaikum salam”
***
“dek barang barang yang kamu bawa udah ditata semua?”Tanya Andrew yang bersandar dilemari baju Aure
“udah kaksemua sih udah kayanya, tapi kok kayak ada yang kurang ya? Ehmm apa ya?”ucap Aure sambil sambil berpikir
“apa yang kurang? Peralatan mandi ? obat obatan sudah kan?dompet ?”Tanya Andrew cepat
“ahaaa iya obatnya belum kaktolong ambilkan di laci ya”ucap Aure sambil menata barang barangnya di koper
“nih dek, obatnya taruh di slingbag kamu aja jangan taruh dikoper ya? Kamu harus hati hati disana jangan kecapaian?jangan telat makan! Jangan bandel ! nurut apa kata excel”ucap Andrew panjang lebar
“iya kakakku sayang pasti Aure akan mengingat itu semua, makasih ya kakudah peduli sama Aure”ucap Aure langsung memeluk Andrew dan langsung diterima Andrew dengan senang hati
“aku takut kamu kenapa kenapa dek, kamu harus selalu jaga kesehatan kamu ya? Kamu harus janji itu”ucap Andrew sambil melonggarkan pelukannya sambil menatap mata Aure
“iya kakAure kan udah besar jadi pasti bisa jaga diri” ucap Aure tertawa
“bagi kakak kamu tetap adik kecil kesayangan kami dear”ucap Andrew
“kamu juga kak, kakak paling baik sedunia”ucap Aure sambil menggerakkan tangannya untuk menjelaskan lebarnya dunia. Andrew hanya terkekeh melihat itu
“ya udah kamu istirahat dulu ya? Kakak mau kebawah menemui Papa”ucap Andrew
“oke kak, good night ya have nice a dream”ucap Aure lalu menuju ranjangnya dan dilihatnya kakaknya menutup pintunya
BERSAMBUNG