Setelah puas untuk mengobati rasa kangennya kini Excel mengajak Rama untuk turun tapi sebelum itu dia ke kamar mandi untuk mencuci mukanya. Entah kenapa ketika dia ada disini semuanya terasa menenangkan, bau bau Aure masih sangat terasa karena memang mamah Aure selalu saja membeli parfum kesukaan anaknya itu. “Om udah selesai di kamar mandi?” teriak Rama pada Excel. “Udah, bentar om kebelet pipis” jawab Excel. Ponakannya itu memang sangat lucu dan menggemaskan apalagi dia sangat pintar diusianya yang masih empat tahun ini. senyumannya persis dengan Aure dan itu cukup membuatnya terobati rasa kangen terhadap kekasihnya yang sudah lama tiada itu. Excel sudah keluar dari kamar mandi dan langsung menggendong Rama dengan satu tangannya, sedangkan tangan yang satunya sedang membawa mobil

