Pagi ini Gladys sudah berisik di dapur dia menyiapkan sarapan pagi ini, karena dia ingin menyenangkan hati Sena dengan masakannya. Karena memang dia sangat jarang memasak, apalagi kini Ardi juga suka memasak membuatnya menyerahkan masalah dapur pada adeknya itu. “Aduhhh rajin amat neng?” goda Sena yang terbangun dari tidurnya karena bau masakan Gladys. “Bisa aja bang” ujar Gladys dia masih mengaduk tumis kangkung. Dia memang memasak sederhana hanya makanan rumahan. Rasanya dia juga deg-deg an karena jujur saja selama mereka bersahabat kini Gladys baru pertama kali memasakkan Sena dan bahkan kini disaat hubungannya yang sudah lebih dari biasanya. “Mau aku bantu?” Tanya Sena. “Emang bisa masak?” Tanya balik Gladys. “Duh remehin yang punya restorant ini mah” ujar Sena. “Ih nggak gi

