"K-Kai?" "b******k! lepaskan aku!" laki-laki itu menarik tangannya dari cengkraman Kai. Kai melepaskan tangannya, hingga laki-laki tersebut agak terpental, "Hah, kau rupanya. Kai Jackson, manusia yang tak punya tujuan." "Wah, aku tersanjung sekali. Bagaimana semua orang bisa mengenalku? lebih hebatnya kalian berkata hal yang sama, aku tidak punya tujuan?" "Jadi menurutmu sekarang kau punya tujuan? Semua orang tahu. Kau hanya hidup sendiri, dengan setiap rutinitasmu yang membosankan." "Ternyata kalian perhatian sekali. Aku bahkan tak tahu apa rutinitasku." Kai tersenyum lalu menatap Alisa. Alisa kembali menatapnya lekat. Laki-laki di depannya ini, sangat tak bisa ditebak. Meski begitu, Kai biasanya tak pernah mencampuri urusan apapun. Dia bahkan hanya duduk menonton, ketika di hadapann

