Bab18. Cinta Dulu, Sekarang dan Selamanya

1633 Words

Baik Adam maupun Ciara masih terbawa oleh euforia keintiman yang mereka rasakan selama menginap dua malam di kawasan Puncak. Masih belum bisa melupakan hangatnya suasana hanya saling menatap mata di tempat yang bersuhu dingin, rasa nyaman saat tangan mereka saling bertautan bergandengan tangan di malam hari menikmati indahnya malam. Namun yang terutama adalah pengalaman intim yang mereka lalui sudah naik level. Merasakan kenikmatan surga meskipun masih belum sesempurna pasangan suami istri pada umumnya. Debaran yang tercipta secara alami, lemasnya lutut Ciara menghadapi serangan lumatan di bibirnya, sentuhan pada kulit tubuh mereka yang menciptakan sengatan listrik dan desiran hasrat untuk saling menuntut pada satu titik, hangatnya tatapan mata Adam saat ledakan demi ledakan diciptakan. B

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD