Sudah hampir satu bulan ini Andre mengantar jemput Anna nyaris tanpa absen. Hanya dua kali ia membiarkan gadis itu pulang pergi sendiri. Karena memang ia ada meeting penting mengenai kerjasama yan temannya ajukan, untuk mengembangkan bisnis rumah makannya. Dan hal itu tidak bisa ditunda karena memang menyangkut kemajuan rumah makan miliknya. Hal yang akan menjadi kebanggannya jika memang bisnis yang sedang ia rintis ini benar-benar sukses. Lepas dari bayangan sang ayah akan segera menjadi kenyataan. Sesekali di hari minggu mereka akan pergi berdua. Seperti saat ini. "Kenapa harus ngepasin jadwal kerja Sinta?" tanya Andre saat keduanya sudah duduk di dalam mobil. Rencanaya Andre akan mengajak Anna meninjau lokasi pembukaan cabang ketiga rumah makannya. Kali ini ia bekerja sama dengan bebe

