“Satu kali lagi,” bujuk Anna saat Andre menyerah, dan mengatupkan bibirnya disuapan kelima. Dan saat mama Andre mengisyaratkan untuk berhenti, maka Anna memilih untuk meletakkan kembali mangkuk bubur di tangannya, lalu mengambil satu gelas air. “Tunggu! Perutku mual,” jawab Andre sembari menahan gelas yang kini Anna sorongkan. Kondisinya yang tidak stabil akhir-akhir ini, memang memicu banyak hal yang tidak mengenakan terasa di organ dalam tubuhnya. Yang paling mencolok adalah, Andre yang sering memuntahkan kembali makanan yang baru saja ia telan. Seperti kali ini, namun berhasil ia tahan, dan segera meneguk air putihnya sebelum akhirnya mengkonsumsi obat. “Merasa lebih baik?” tanya mamanya sembari mengusap rambut Andre yang kini duduk di ranjang. Mata pria itu terus memperhatikan Anna,

