15

1731 Words

Keesokan harinya Annabelle terlambat bangun tidur. “Oh… ya ampun jam berapakah ini? Tante Katelyn lama-lama bisa memecatku kalau begini.” Ohhh… tubuhku pegal-pegal semua. Dan Annabelle ingat apa yang dia dan Marco lakukan semalaman sehingga membuat wajahnya merona merah. Dan seperti biasa semua tanda di tubuhnya kembali muncul setiap dirinya bercinta dengan intens dengan Marco. Apa yang harus ku lakukan bagaimana aku akan menghadapi Marco. Aku mengatakan kalau aku bukan p*****r tapi aku bertingkah persis seperti itu.  Nanti saja aku pikirkan hal itu. “Semangat, Annabelle.” Annabelle mencoba memberi semangat kepada dirinya sendiri. Setelah mandi dan berbenah diri Annabelle turun ke bawah untuk sarapan. Dan ternyata disana masih ada Marco karena dirinya juga bangun kesiangan. Dan wajah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD