13

807 Words

Keesokan harinya Annabelle memutuskan tidak keluar kamar untuk sarapan. Semalam dirinya tidak jadi makan hingga membuatnya sangat lapar pagi ini. Dia meminta tolong Bibi Emily, untuk membawakan sarapan kekamarnya. Dirinya tidak sanggup menghadapi Marco. Dan mungkin tidak akan pernah sanggup. Mungkin sebaiknya dia pergi saja dari rumah ini. Bukankah itu yang diinginkan Marco dari pertama, agar dirinya pergi dari rumah ini. Cukup sudah dia menangisi semua itu semalaman. Annabelle mengemasi semua pakaiannya. Dan kemudian akan berpamitan kepada Tante Katelyn. “Tante, ada yang harus aku bicarakan dengan tante.” Annabelle menemui Tante Katelyn dikamarnya. “Ada apa Annabelle. Apakah kamu sakit? Kamu tidak turun untuk sarapan tadi.” “Tidak tante, saya tidak apa-apa.” “Baiklah, jadi apa yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD