24 : Pak Danial

1242 Words

Hari ini kantor tampak cukup ramai seperti biasanya, seorang gadis tengah merapikan barang-barangnya sebelum ia pergi meninggalkan tempatnya selama tiga hari. Dalam hati ia terus merapalkan doa agar pekerjaannya diberikan kelancaran, gaji di awal sudah ia dapatkan. Ia harus bersungguh-sungguh dalam pekerjaan ini. “Lova! udah siap-siap aja, yang mau pergi.” Dari arah kubikel samping, ada Vrancesa yang melongokkan kepalanya.  Dealova menoleh menatap perempuan baik yang telah banyak membantunya, ia tersenyum untuk menyapanya. “Iya, kerjaan kamu juga udah beres?” tanya balik gadis itu. Vrancesa menganggukkan kepala kuat-kuat, senyuman merekah dari bibir merah mudanya. Ia bisa bernapas lega saat menyelesaikan pekerjaan yang menggunung, lehernya sudah pegal menatap layar komputer. “Ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD