Wujud Terima Kasih Sang Binor

1137 Words

“Hari ini cuaca nggak tentu. Kadang panas, tapi kadang hujan, jangan sampe nanti telat angkat, Tante.” Bendri sok memberikan nasehat walau sebetulnya nasehat itu tidak perlu dan terkesan asal bunyi. "Selain itu cuaca kayak gini nggak baik buat kesehatan karena..... karena..... oh s**t!..."   Ucapannya tak berlanjut karena kini Astuti mengambil pakaian untuk dijemur dalam posisi menghadap dirinya. Akibatnya ketika membungkuk, ia jadi melihat pemandangan montok buahdada Astuti di balik dasternya yang longgar. Bendri mencubit lengan Cecep, memberi sinyal. Cecep melotot melihat pemandangan tadi. Mata mereka berdua masih bagus-bagus. Tidak ada yang minus sehingga bisa melihat jelas pemandangan langka tadi.   Cecep yang gagap aja jadi tidak tahan dan langsung kepingin menggoda.   “S-s-sibb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD