Tawaran Produser

1111 Words

Lee ternyata masih hafal Rianti dan menyatakan kesiapan untuk syuting jam empat. “See? Tawaran masih terbuka, kamu kenal produsernya. Udah gitu lokasinya tinggal di bawah. Dapet duit lumayan. Nunggu apa lagi?” Walau Syenni sudah membujuk, Rianti masih merasa ada sesuatu yang tidak beres yang membuatnya masih ragu mengambil keputusan. Bagaimana pun juga, syuting film tidaklah ada dalam rencana liburannya saat ini. Melihat keraguannya, Syenni menghibur. “Gue nggak maksa karena gak dapat manfaat apa-apa juga. Ini hanya peran sekilas satu scene. Ada lu apa nggak, film jalan terus. Jadi kalo lu gak mau, mereka gak rugi apa-apa karena ini hanya untuk nambah-nambah. Boleh ada boleh nggak. Dan inget, jangan pikir ini syuting film p***o. No way!” Rianti manggut. “Dan lain kali, kalo masih ragu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD