Anneta -Bab 27

1629 Words

Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Begitu pun sifat manusia. Masing-masing memiliki kekurangan, kelebihan. Bahkan cara menghadapi masalah setiap orang pun berbeda. Sudah seminggu ini Alfian mengabaikannya. Anneta tahu, laki-laki itu tidak marah kepadanya. Apa yang Alfian lakukan saat ini, semata-mata karena dia kecewa dengan apa yang terjadi. Dia marah pada dirinya sendiri. Anneta mengembus napas pendek, menatap kosong ke luar jendela tokonya. Akhirnya, apa yang menjadi misinya telah selesai. Dia berhasil membantu Naira. Setidaknya, dia sudah berhasil meluruskan kesalahpahaman antara gadis itu dan juga Alfian. Harusnya Anneta lega, karena bebannya berkurang. Tapi entah mengapa dia merasakan sebuah kekosongan. Seolah, apa yang menjadi tujuan hidupnya kembali menghilang. "Mbak!" Anneta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD