Anneta - Bab 32

1542 Words

Makan malam yang sudah direncanakan gagal. Alasannya apalagi? Kalau bukan karena Anneta yang cemburu melihat Alfian dekat dengan sorang wanita di mal kemarin siang. Anneta masih menunggu kejujuran Alfian. Tapi sepertinya laki-laki itu tidak akan memberikan kejujurannya. "Kenapa, si?" Alfian sedari tadi hanya mengamati wajah Anneta yang sedang merajuk. Tapi gadis itu seperti enggan membuka mulut. Padahal tinggal menanyakan apa yang ia lihat. Daripada bersikap menyebalkan seperti saat ini. "Aku punya salah?" Mata Anneta memicing dengan kedua tangan yang dilipat di depan d**a. "Menurut kamu?" ketusnya. Bukannya kesal Alfian malah tersenyum. Karena saat dalam kondisi marah seperti ini, Anneta sungguh makin terlihat cantik. "Aku tahu kamu marah. Tapi karena aku bukan cenayang, aku nggak ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD