“Sayang, kamu sudah dapet gedung buat acara pernikahan kita nanti?” “Hmm…” jawab Kaysha dengan gumaman. “Nggak lama lagi lo sayang waktunya. Mau di mana jadinya? Mau di sini saja atau di Seatlle?” tanyanya. Jamie menggeser posisi duduknya di kursi penumpang di mana di sampingnya sang istri yang sejak pergi sampai kini sudah berada di jalan. Calon istrinya itu tak lepas pandangi layar iPadnya. “Hai sayang…” panggil Jamie. Kaysha langsung meangkat dagunya menatap Jamie dengan senyuman. “Apa kamu sedang bekerja hmm?” Kaysha menggeleng kepala pelan dan menunjukan layar Ipad tersebut pada Jamie di mana Kaysha tengah melihat-lihat gallery hotel di mana Pak Choi mengirim melalui email. Kaysha mendengus pelan dan bergumam di dalam hati, ‘Kemarin minta di Bali sekarang di Seatlle? Astaga.’

