Bab 35. Kehidupan yang Mulai Berubah

1428 Words

Wanita itu tidak terkejut dengan konfrontasi Arman. Dia tetap tenang, bahkan tanpa menoleh dari layar laptopnya. "Nama saya Clara," jawabnya singkat, suaranya datar dan tenang. "Saya ditempatkan di sini untuk membantu dalam pengelolaan proyek-proyek baru perusahaan." Arman merasa jantungnya semakin berdegup kencang. "Ditempatkan?" ulangnya dengan nada penuh ketidakpercayaan. "Siapa yang menempatkanmu di sini? Dan kenapa di ruanganku?" Clara akhirnya menatap Arman, kali ini dengan senyum tipis yang seolah tidak peduli dengan kemarahan pria di hadapannya. "Bu Lestari yang menugaskan saya," katanya dengan suara yang tenang, nyaris meremehkan. "Dia bilang akan lebih efisien jika saya bekerja di sini, dekat dengan pusat pengambilan keputusan." Kata-kata itu membuat darah Arman mendidih. Ini

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD