Solusi untuk Haikal

2412 Words

Tepat pukul empat lewat lima belas menit sore. Haikal memarkirkan motor merah kesayangannya didepan sebuah pondok kecil, yang terletak dipinggiran kota. Cowok itu kemudian melangkah santai sambil memutar kunci motornya dengan jari telunjuk. “Eeits, sombong kali kau tak pernah memberi kabar.” Ucap seorang cowok berbadan kurus, dengan suara dibuat logat batak. Cowok itu berdiri, menyandarkan punggung pada ambang pintu sambil melipat kedua tangannya didepan d**a. Sengaja, menghadang langkah kaki Haikal, dengan kaki panjangnya. “Tidak usah mancing kamu Jon, aku lapar. Dan mau makan daging manusia soalnya.” Geram Haikal dengan wajah murkanya. Mata elangnya, seolah tembus menusuk jantung Jonny. Membuat cowok itu bergidik ngeri, membayangkan otot-otot kekarnya dimakan oleh sahabatnya. Pun cow

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD