Chapter 49

1315 Words

*** "Sa berhenti dulu Sa, cepet!" pinta Dimas. Aksa yang sedang fokus mengemudi langsung menginjak rem hingga mobil berhenti. "Eh,Anjir!" teriak Dimas ketika kepalanya terbentur dashboard. " Pelan-pelan kali." "Lah kata lo barusan berhenti cepet!" "Perut gue gak enak anjir, pengen muntah!" Dimas mengelus-elus perutnya karena sejak tadi dia merasa ada yang tidak beres dengan pencernaannya. "Turun lo b**o! Jangan muntah disini!" teriak Aksa histeris, dia tidak mau mobil mereka kotor karena muntahan Dimas. "Iya-iya ini juga mau turun!" Dimas melepas safetybelt lalu beranjak dari kursinya, namun tiba-tiba saat di hendak turun, Brett... Dimas buang angin tepat ketika pantatnya dekat dengan wajah Aksa. "Astagfirullah!" teriak Aksa yang refleks langsung mendorong Dimas hingga tersungkur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD