Lelaki Hidung Belang

1072 Words

Wulan berjalan terhuyung masih dengan posisi menahan tubuh besar Bastian. "Hei bisakah kau sadar sekarang? Aku sudah tidak kuat membantumu berjalan," ujar Wulan pada Bastian yang masih mabuk saat ini.   Wulan berhenti sebentar membantu Bastian berdiri tegak, ia menampar dengan pelan pipi Bastian berharap Bastian bisa sadar dalam waktu cepat. Namun, sepertinya usaha itu sia-sia karena saat ini Bastian sudah bersandar di bahu Wulan.   Wulan mendengus kesal. Ia tidak langsung meneruskan perjalanannya, namun berpikir bagaimana ia bisa membantu Bastian berjalan ke mobil. Wulan menoleh ke arah sekelilingnya, semua orang sedang asik minum dan berjoget tak karuan. Wulan menghela napas berat karena menyadari tak ada yang dapat membantunya saat ini.   Wulan menangkup wajah Bastian, memperha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD