"Lo tunggu sini bentar, jangan kemana-mana, gue ambil mobil bentar." Titah Mario. Adrian hanya diam, lalu menjatuhkan tubuhnya di lantai tangga, tempat dia duduk. Mario berlari ke arah parkiran meninggalkan Adrian tertidur di depan pintu masuk. Lalu ada segerombolan orang datang mendekati Adrian, dengan pakaian khas preman. Tapi wajah mereka terlihat masih seperti anak-anak. Mereka melihat Adrian yang tampak tak sadarkan diri. Mereka saling pandang. Lalu salah satu dari mereka mendekati Adrian. Mencoba membangunkan Adeian dengan cara menepuk pipinya beberapa kali. Tapi Adrian tidak bangun. "Periksa saku jasnya, kelihatannya dia orang kaya." Titah seseorang yang berdiri di belakang, pemimpin dari para preman tersebut. Yang diberi titahpun merogoh saku jas Adrian. Dan benar. Dia menemuka

