Srak—aku melompat, membuat pisau yang tiba-tiba terbang dari belakang hanya menembus jantung di belakangku. Aku menatap ke arah bidikan itu, dan menatap bahwa serángan itu berasal dari sosok yang selama ini menjadi musuh kami. Medusa, perempuan bájingan itu sepertinya perlu dimusnahkan. Aku menatap ke arah Edward yang sepertinya bisa dengan mudah beradaptasi, dia bahkan kembali lebih unggul daripada Harry yang terlihat kewalahan melawan hewan aneh itu. “Ternyata kau berhasil kembali juga ya, aku pikir kamu akan membusuk di masa lalumu itu. tapi nyatanya kau cukup kuat, sepertinya Kyle salah menilaimu!” Bruk—aku menarik jantung penyihir hitam yang menyerángku dari belakang. Kuku panjangku merobek leher itu, membuat darah kembali mengotori tubuhku. Aku menyeringai, sambil mengibas kukuku.

