Bab 29. Cemburu itu bumbu cinta

1301 Words

POV Nadia Akhir-akhir ini perhatian Mas Hasbi menurutku berlebihan, dia jadi sering menghubungiku, lewat WA maupun telepon. Tapi kalau boleh jujur, ada rasa bahagia di sudut hatiku ketika diperhatikan seperti ini. Entahlah rasanya berbunga-bunga. Siang itu saat jam istirahat kantor, dia datang bersama seorang teknisi untuk memasang CCTV di teras toko, di dalam toko dan di bagian belakang rumah. "Mas, buat apa sih pasang CCTV segala?" tanyaku terheran-heran. "Buat mantau kamu," ledeknya sambil tersenyum. "Ini sudah selesai semua, Mas," ujar teknisi itu. "Baik, terima kasih ya pak," sahut Mas Hasbi sambil memberikan upah untuknya. Setelah orang itu pergi, aku kembali menanyakan hal itu lagi pada Mas Hasbi. "Mas, buat apa pasang CCTV segala?" Dia tersenyum. "Tidak apa-apa, biar bisa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD