EXTRA PART 20

1589 Words

Deg Deg Deg Deg.... Dengan sangat perlahan Rafan menarik dirinya kembali. Matanya melirik pada Daisy yang baru saja membuka kedua matanya dan memandangnya. Gadis itu menggigit bibirnya gelisah. Dan, ia bisa melihat rona kemerahan di kedua pipi Daisy. Bahkan ia juga yakin, kalau dirinya juga sama. Lalu hening..... Rafan langsung menunduk. Merutuki perbuatannya yang telah lancang dan juga kurang ajar. Apa-apaan.. bagaimana dia bisa mencium anak gadis orang?. Dan sekarang ia malah tidak tau harus mengatakan apa. Untuk maaf saja, rasanya tidak sanggup ia keluarkan. Malah salah tingkah tidak jelas. "Udah malam". Kata Rafan. Tolol!. b**o!. Anak bayi juga tau ini udah malam. Batin Rafan yang merasa sudah mulai tidak waras. Daisy meliriknya, sedikit merasa kecewa dengan kata yang kel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD