another - 28

1739 Words

Jean, Amanda, dan Evan pergi ke rumah Liora untuk memastikan ucapan Cakra. Evan hanya khawatir itu hanya akal-akalan Cakra saja untuk membuat Jean muncul.Tidak tahu apa yang sedang direncanakan oleh pria itu. Saat ketiganya sampai di rumah Liora, Jean buru-buru masuk menuju gerbang hendak membukanya. Evan yang melihat itu langsung menahannya. "Tunggu! Lo enggak bisa asal masuk aja. Gue hubungi Mamanua dulu." Evan memang sempat meminta nomor Amel saat terakhir kali datang. Tentu untuk menanyakan kabar Liora. Namun ketika ditelepon, ponsel wanita itu tidak aktif. "Enggak aktif." "Coba lo telepon Liora lagi." Jean mengangguk. Pria itu mengeluarkan ponselnya dari saku, lalu menelepon Liora. "Enggak aktif juga." Jean semakin khawatir dibuatnya. Ia benar-benar tidak bisa berpikir jernih.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD