Risa membuka pintu, setelah merapikan penampilannya yang sempat acak-acakan karena ulah Andra. Risa memastikan baju yang dipakai menutupi seluruh lehernya yang ditandai oleh Andra. Tidak mau keluarganya sampai melihat, atau dia yang malu nantinya. Andra sudah dia suruh untuk merapikan pakaian juga. Risa tak mau jika sampai orangtuanya curiga melihat Andra. Risa juga sudah merangkai kata dan kalimat, yang bisa saja dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan orangtuanya nanti. "Ayah, ibu. Masuklah." Risa tersenyum cerah, saat mendapati wajah-wajah keluarganya yang sangat dia rindukan. Setelah mereka masuk, Risa menutup pintu. Memeluk satu persatu dari mereka, menumpahkan kerinduan karena sudah lama tak bertemu. "Kak, ini apartemen yang Kakak tempati?" Ryan, adik pertama Risa bertanya dengan mat

